Skip to content

Lukman Fajar

  • Home
  • Privacy Policy
  • Terms of Use

jenewa

Berusaha Terlalu Keras Itu Kelihatan
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Berusaha Terlalu Keras Itu Kelihatan

Koridor kantor saya panjangnya tidak sampai lima belas meter, tapi di situ kepala saya paling sibuk. Dan saya keluar dari situ sudah lumayan capek.

by Lukman Fajar•30 August 2026•0
Gue Kira Semua Orang Punya Rencana
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Gue Kira Semua Orang Punya Rencana

Tiap pagi saya menebak rencana orang dari jendela tram, dan saya selalu menebak mereka lebih siap daripada saya. Ternyata yang saya lihat cuma kota yang rapi.

by Lukman Fajar•28 August 2026•0
Nggak Semua Hal Punya Tenggat
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Nggak Semua Hal Punya Tenggat

Semua yang ada tenggatnya pasti saya kerjakan, tidak pernah telat satu pun. Lalu ada daftar kedua yang tidak ada tanggalnya sama sekali, dan tidak satu pun dari itu jalan.

by Lukman Fajar•27 August 2026•0
Semua Kelihatan Lebih Cepat dari Saya
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Semua Kelihatan Lebih Cepat dari Saya

Di stasiun pada jam berangkat kerja, semua orang tahu mau ke mana. Mereka tidak membaca papan. Saya masih yang berhenti sebentar untuk memastikan.

by Lukman Fajar•26 August 2026•0
Ngejar Jam yang Bukan Punya Saya
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Ngejar Jam yang Bukan Punya Saya

Kalau dihitung, waktu saya sebenarnya banyak. Pulang kerja masih ada empat jam sebelum tidur, dan empat jam itu milik saya. Masalahnya bukan jamnya.

by Lukman Fajar•25 August 2026•0
Tram Nggak Pernah Nunggu
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Tram Nggak Pernah Nunggu

Papan di halte Jenewa tidak pernah bohong. Kalau tertulis satu menit, satu menit lagi tramnya benar-benar datang. Saya jadi orang yang selalu tepat waktu — dan selalu lelah.

by Lukman Fajar•24 August 2026•0
Dulu Saya Baca Langit, Sekarang Saya Baca HP
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Dulu Saya Baca Langit, Sekarang Saya Baca HP

Di Indonesia saya tidak pernah melihat ramalan cuaca. Tinggal lihat ke atas, sudah tahu. Di Jenewa cara itu berhenti bekerja, dan saya menukarnya dengan aplikasi yang selalu benar.

by Lukman Fajar•23 August 2026•0
Pagi yang Belum Punya Nama
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Pagi yang Belum Punya Nama

Musim satu selesai. Tidak dengan cerita, tidak dengan kesimpulan. Cuma pagi di tepi danau, jalan yang belum ramai, dan satu bangku taman.

by Lukman Fajar•22 August 2026•0
Rencana Penuh Bukan Berarti Tahu Arah
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Rencana Penuh Bukan Berarti Tahu Arah

Saya bisa menjawab semua pertanyaan kecil tentang hidup saya di Jenewa. Besok naik apa, minggu depan ngapain. Yang paling besar justru yang paling kosong.

by Lukman Fajar•21 August 2026•0
Sepi Bukan Berarti Sendirian
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Sepi Bukan Berarti Sendirian

Jam tujuh malam di Jenewa jalanannya sudah kosong. Butuh waktu lama sampai saya sadar sepinya itu bukan pengumuman tentang saya.

by Lukman Fajar•20 August 2026•0
Tempat Tinggal Bukan Berarti Rumah
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Tempat Tinggal Bukan Berarti Rumah

Kuncinya jalan, kompornya nyala, air panasnya keluar. Semua yang bikin sebuah tempat bisa ditinggalin sudah ada. Tapi ada satu benda yang tidak ada, dan benda itu yang bikin saya kepikiran berbulan-bulan.

by Lukman Fajar•19 August 2026•0
Menjawab Bukan Berarti Mengerti
Posted in
  • Jadi Orang Lain

Menjawab Bukan Berarti Mengerti

Kalau ditanya, gue selalu jawab sesuatu. Dari luar kelihatan lancar. Masalahnya, jawaban gue nggak selalu nyambung sama pertanyaannya.

by Lukman Fajar•18 August 2026•0

Posts pagination

Previous 1 2 3 Next
Copyright © 2026 Lukman Fajar.
Powered by WordPress and HybridMag.
  • Home
  • Privacy Policy
  • Terms of Use