skip to Main Content
VPN Dari NameCheap – Benarkah Yang Termurah?

VPN dari NameCheap – Benarkah yang Termurah?

Setelah sekian lama puas dengan private tunnel, kali ini saya harus memutuskan mencari VPN lain dari provider lain. Ini bukan hanya karena kebijakan private tunnel yang mengganti jenis fee-nya dari Data Based (berdasarkan quota, tidak ada limit waktu) menjadi Time Based (pembayaran bulanan) – namun sepertinya private tunnel saat ini memang sudah tidak menyediakan layanan lagi. Ini baru dugaan ya, namun nampaknya memang demikian. Indikasi-nya saya login saja sudah tidak bisa, untuk membuat akun baru pun tidak bisa – dan sudah saya coba berhari-hari pun demikian. Ya sudah, memang sudah gak niat buka service lagi mungkin.

Memilih VPN yang Murah tapi Mumpuni

Tiba saatnya untuk hunting VPN dari provider lain. Setelah browse ke sana kemari,  sampailah di landing page VPN nya punya namecheap. Harganya tergolong sangat murah dibanding dengan VPN yang saya browse sebelum-sebelumnya. Bahkan dalam title landing pagenya dibilang kalo kita dapat free 1 bulan untuk trial. Ini linknya Namecheap VPN (no aff).

Saya ambil paket 1 Tahun, jadi bayar $12 one time untuk akses VPN Namecheap selama 1 tahun. Lumayan hemat bila dibandingkan dengan mengambil pembayaran perbulannya yang $5.88 per-bulan. Kalau Anda mau coba 1 bulan secara gratis, bisa pilih yang monthly plan. Syaratnya biasanya memiliki akun paypal yang terkoneksi kartu kredit / debit / vcc di dalamnya. Jangan lupa sebelum satu bulan, subscriptionnya di-cancel. Kalo nggak nanti dianggap ok lanjut pemakaiannya dan kena $5.88/month di bulan ke-2.

Ini gambar di-atas adalah perbandingan harga VPN namecheap dibanding layanan VPN sejenis yang memang rata-rata mematok harga layanan di atas $10 per-bulan.

Apakah Benar VPN NameCheap paling murah?

Yang paling murah? mungkin iya, mungkin juga ngga. Untuk harga $1/bulan (jika beli 1 tahun), ini jelas sih udah murah untuk mendapatkan layanan VPN dari good reputated provider. Siapa yang gak kenal dengan namecheap, salah satu saingan berat godaddy dalam layanan pembelian nama domain internet.

Kalau ada penyedia yang berani ngasih harga layanan di bawah $1/month, berarti iya ada yang lebih murah dari VPN nya namecheap. Atau bahkan gratis, ya tentu saja ada. Namun pertanyaan selanjutnya adalah mengenai kualitas dari layanan tersebut, setara? worst? atau better?

Bagaimana dengan Kualitas VPN Namecheap?

Sejauh saya pakai (hampir sebulan), sangat bisa menggantikan private tunnel yang sebelumnya saya pakai. Pilihan jenis koneksi yang dipilih juga lumayan beragam. Anda bisa pilih mode TCP atau mode UDP. Mode UDP digaungkan sebagai metode koneksi VPN yang lebih ok dalam hal pingtime, umunnya digunakan untuk jenis koneksi yang membutuhkan pingtime yang rendah, seperti halnya online gaming, conference, dsb.

Pilihan protokol yang digunakan adalah IKEv2 dan OpenVPN – Umumnya protokol OpenVPN dipilih karena kompabilitasnya dan dukung support yang cukup luas di beragam Operating System (OS). Di bawah pilihan OpenVPN Anda bisa memilih juga apa akan menggunakan TCP atau UDP.

Tampilan dari aplikasi namecheap VPN juga cukup user-friendly. Ada keterangan mengenai pilihan-pilihan tersebut di bagian bawah pilihnya. Cukup usefull untuk Anda yang baru mulai mencoba menggunakan VPN dan menentukan setting yang tepat untuk koneksi Anda.

Pilihan Locations-nya juga cukup beragam, ada banyak negara yang bisa Anda pilih.

Bahkan hingga pada pilihan lokasi kota di negara tersebut:

 

Lengkap juga dengan pilihan pingtime yang ditampilkan hampir secara realtime sehingga Anda bisa memilih negara mana yang akan Anda gunakan tanpa terlebih dahulu harus terkoneksi dengan VPN di negara tersebut. Ini jelas saving time banget.

Selain itu ditunjukkan juga persentase load pada vpn yang akan dipilih. Persentase load ini mempresentasikan seberapa sibuk penggunaan pada server VPN yang akan kita pilih. Tentunya server dengan load rendah adalah disarankan untuk mendapatkan pingtime dan bandwidth secara maksimum.

Setting VPN Namecheap lainnya yang bisa Anda atur adalah terkait fitur-fitur dari VPN namecheap ini. Anda bisa mengatur:

  • apakah akan memutus koneksi internet jika koneksi VPN juga terputus;
  • menyalakan aplikasi vpn ketika menyalakan komputer (startup); dan
  • melakukan koneksi pada saat aplikasi VPN dibuka.

Ini adalah tampilan depan pada saat VPN terkoneksi. Informasi yang ditampilkan adalah mencakup IP address yang sedang kita gunakan, waktu koneksi, dan protokol yang saat ini sedang digunakan.

Mengapa Menggunakan VPN

Alasan menggunakan VPN ada beragam bagi kebanyakan orang. Secara umum ini beberapa alasan kenapa orang menggunakan VPN:

  • Membuka website yang diblokir, baik website yang diblokir karena kebijakan pemilik website atau karena kebijakan ISP (operator internet lokal);
  • Masalah pingtime dengan ISP yang saat ini digunakan;
  • Masalah privasi;
  • dll.

Saya sendiri kenapa harus menggunakan VPN yaitu karena entah kenapa situs-situs saya yang menggunakan cloudflare, agak susah di-akses (terutama bagian admin-nya) bila menggunakan ISP yang saat ini saya pakai. Tadinya saya berfikir bahwa Server VPS saya yang lelet, tetapi setelah saya coba cek servernya ternyata fine-fine saja load nya. Ketika saya coba akses menggunakan VPN malah jadi wush-wush, entah kenapa ada apa ISP Indonesia dengan cloudflare.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top